This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Tuesday, August 30, 2016

GATOT BRAJAMUSTI (KETUA UMUM PARFI) LAGI NYABU DI TANGKAP


Hasil gambar untuk penangkapan gatot braja musti

TEMPO.COMataram - Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat Hazmi Hamzar prihatin atas penangkapan Ketua Umum Persatuan Artis Film Indonesia (Parfi) Gatot Brajamusti bersama istrinya, Dewi Aminah, terkait dengan kasus narkoba. Menurut Hazmi, kasus ini bisa mencederai citra pariwisata Lombok yang dikenal dengan sebutan Pulau Seribu Masjid.

Gatot Brajamusti ditangkap saat pesta sabu-sabu di Hotel Golden, Mataram, Lombok, Senin, 29 Agustus 2016. Gatot berada di Lombok untuk mengikuti Kongres Parfi, yang memilih dia kembali menjadi ketua umum organisasi artis dan pemain film tersebut untuk periode 2016-2021.

Hazmi menjelaskan, penduduk Pulau Lombok dikenal religius. "Dengan banyaknya pemberitaan tentang penangkapan kasus narkoba, pasti nama daerah ikut terseret dan tercederai, terutama citra pariwisata Lombok yang sudah dikenal orang," katanya.

erah tujuan wisata di Indonesia, kasus Gatot dapat berimbas pada bisnis pariwisata. Sudah saatnya pemerintah pusat tegas memberantas peredaran dan pelaku narkoba. Tertangkapnya Ketua Umum Parfi membuka tabir bahwa narkoba bisa menimpa setiap orang. "Pembinaan dan sosialisasi sudah dilakukan. Tinggal sekarang yang perlu adalah ketegasan memberantas narkoba," ucap Hazmi.

Anggota DPRD Nusa Tenggara Barat lainnya, H. Burhanuddin, mengatakan penangkapan Ketua Parfi tak bisa ditutup-tutupi. Konsekuensinya, Pulau Lombok akan disebut terus-menerus dalam pemberitaan media massa. "Dikhawatirkan disebut sebagai daerah narkoba. Inilah yang kami khawatirkan. Nama daerah ini bisa rusak, yang berimbas pada pariwisata," katanya.

Penangkapan Gatot Brajamusti dilakukan Tim Satuan Tugas Khusus Merah Putih Polri, Kepolisian Resor Mataram dan Kepolisian Resor Lombok. Gatot dtangkap di Hotel Golden, kamar 1100. Petugas menyita barang bukti berupa satu klip plastik berisi sabu-sabu, satu alat isap (bong), satu pipet kaca, dua sedotan, satu korek gas, dua dompet berisi KTP dan uang, serta satu unit telepon seluler.

Polisi juga menyita satu klip plastik berisi sabu-sabu, satu bong, dua pipet kaca, empat sedotan, lima korek gas, satu dompet, satu strip obat, dan dua kondom dari tangan Dewi Aminah.


Sumber : m.tempo.co








Monday, August 29, 2016

KOMITE SEKOLAH AKAN DI GANTI JADI BADAN GOTONG ROYONG SEKOLAH

Komite Sekolah Ingin Diganti Jadi Badan Gotong Royong Sekolah

Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Muhadjir Effendy mempunyai gagasan merevitalisasi komite sekolah. Pihaknya ingin peranan komite sekolah dibangkitkan lagi dengan wajah baru dengan nama badan gotong royong sekolah.

"Sehingga, fungsi gotong royong dan musyawarahnya lebih besar," kata Muhadjir yang SekolahDasar.Net kutip dari JPNN (28/08/16).

Badan ini kelak akan diisi bukan hanya dari perwakilan sekolah dan orang tua, namun juga perwakilan masyarakat setempat. Menurutnya, perwakilan ini bisa diwakili oleh kepala desa ataupun perwakilan ibu PKK. Karena, pada nyatanya lingkungan setempat masih berperan besar. Apalagi untuk sekolah tingkat dasar (SD).

"Jadi nantinya, orang tua, sekolah dan masyarakat bisa bersama-sama memikirkan bagaimana cara memajukan sekolah dan menghimpun dana dari masyarakat. sehingga, kalau ada anak yang tidak mampu bisa segera disantuni dan yang mampu menyantuni," kata Mendikbud.

Badan gotong royong sekolah juga akan dilengkapi oleh perwakilan pihak Puskesma yang bertugas untuk membantu mengatur lingkungan sekolah agar selalu sehat. Sehingga, kesehatan sekolah tidak jadi tanggung jawab guru semata namun juga pihak Puskesmas. Wacana ini sudah dikomunikasikan dengan Menteri Kesehatan.

Pelibatan pihak lingkungan sekolah untuk pengembangan sekolah ini sangat potensial. Mantan Rektor Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) itu mengatakan banyak keuntungan yang bisa diambil untuk sekolah maupun pendidikan anak. Salah satu contohnya terkait dana desa yang sedang getol digelontorkan pemerintah.

"Kalau kepala sekolahnya lincah, bisa berkoordinasi dengan kepala desa agar dana desa juga bisa digunakan untuk pendidikan di desa tersebut. saling gotong royong untuk kepentingan bersama," kata dalam acara kongres Federasi Guru Independen Indonesia (FGII) di Jakarta (27/8).









PENGEMBARA MUSLIM DARI TIONGKOK

chengho

Oleh; Muhammad Syahrul Mubarak
Pada 71 tahun sebelum Christoper Columbus menemukan benua Amerika, tepatnya 1421, Laksamana Cheng Ho telah memimpin sebuah armada yang telah melakukan pelayaran ke berbagai penjuru dunia. Dengan panjang kapalnya yang mencapai 160 Meter, ia memimpin kurang lebih 208 kapal berukuran besar, menengah, dan kecil yang disertai kurang lebih 27.800 awak kapal. Armada besar ini dipimpinnya dengan dibantu 3 panglima: Hong Bao, Zhou Man, dan Zhou Wen. Cheng Ho bersama pasukannya telah menjelajah samudera selama 28 tahun (1405-1433 M).
Laksamana Cheng Ho berasal dari bangsa Hui, salah satu bangsa minoritas Tionghoa. Cheng Ho lahir pada tahun 1371, dengan nama Ma He. Ia adalah putra kedua dari Ma Hazhi dan Wen. Ia memiliki seorang saudara laki-laki dan empat perempuan. Keluarganya berasal dari Kunyang (saat ini Jinning), selatan Kunming atau barat daya Danau Dian di provinsi Yunnan.
Cheng Ho masih keturunan bangsawan Persia. Ia adalah cicit dari Sayyid Ajjal Syams al-Din Umar, seorang berkebangsaan Persia yang memiliki posisi strategis di Kekaisaran Mongol. Sayyid Ajjal ditunjuk menjadi Gubernur Provinsi Yunnan pada masa pemerintahan Dinasti Yuan. Sejak kecil, Cheng Ho sudah fasih berbahasa Cina dan Arab. Ia belajar pada ayah dan kakeknya. Ia juga mempelajari geografi dunia.
Pada 1381, ayahnya wafat karena hukuman eksekusi menyusul kekalahan Yuan Utara oleh pasukan Dinasti Ming yang dikirim ke Yunnan untuk membendung pemberontakan orang-orang Mongol yang dipimpin oleh Basalawarmi. Saat itu, Cheng Ho memasuki usia 11 tahun. Ia pun ditangkap dan dijadikan kasim di istana kaisar. Ia menjadi pelayan khusus Pangeran Zhu Di, anak keempat kaisar.
Pergaulannya dengan pangeran membuat Cheng Ho menjadi pemuda yang tangguh. Ia mahir berdiplomasi serta menguasai seni berperang. Tak heran, bila ia kemudian diangkat menjadi pegawai khusus pangeran. Saat itu, Cheng Ho diberi nama “San Bao” yang berarti tiga permata. Posisinya pun makin kuat ketika Zhu Di diangkat menjadi kaisar pada 1402.
cheng h
Cheng Ho merupakan abdi istana pertama yang memiliki posisi tinggi dalam militer Cina. Cheng Ho memiliki karakter militer sejati dengan prestasi militer yang cukup membanggakan sehingga ia dengan mudah meraih gelar laksamana. Hal ini juga karena postur tubuhnya yang tinggi, besar, dan berwibawa. Cheng Ho pun didaulat menjadi laksamana dan diperintahkan untuk melakukan ekspedisi.
Pemerintahan Dinasti Ming menyeponsori tujuh kali ekspedisi laut Laksamana Cheng Ho. Sebagai Muslim yang taat, sebelum memulai ekspedisi pertamanya, rombongan besar yang dipimpinnya terlebih dahulu menunaikan shalat di sebuah masjid tua di kota Quanzhou (Provinsi Fujian). Ia memimpin ekspedisi ke wilayah yang saat itu dikenal dengan nama Lautan Barat.
Cheng Ho memimpin kapal yang diberi nama “Kapal Pusaka”. Kapal terbesar pada abad ke-15. Panjangnya mencapai 44,4 zhang (138 m) dan lebar 18 zhang (56 m). Model kapal itulah yang menjadi inspirasi petualang Spanyol dan Portugal serta pelayaran modern di masa kini. Desainnya bagus, tahan terhadap serangan badai. Ia dibuat tanpa besi, serta dilengkapi teknologi yang saat itu tergolong canggih seperti kompas magnetik. Ukuran kapalnya 5 kali kapal Vasco da Gama dan Christoper Columbus. Bahkan ilmu engineering saat ini masih belum bisa membuat ulang kapal laut yang menyamai kapal Cheng Ho.
Ekspedisi pertama yang dilakukan Cheng Ho pada 1405-1407. Armada pertamanya berjumlah 62 kapal, yang terdiri dari kapal induk utama, kapal transport prajurit, kapal perang Fuchuan, kapal patroli, dan kapal pengangkut air bersih untuk keperluan armada. Armada ini mengangkut ribuan ton barang-barang khas dari Cina untuk diperdagangkan dan hadiah. Tujuan ekspedisi pertama Cheng Ho adalah Calicut yang dikenal sebagai pusat dagang terbesar di Pesisir Barat Daya India.
Pada ekspedisi kedua pada 1407, mereka menuju India lagi. Namun disinyalir Cheng Ho tidak ikut serta karena harus mengawasi perbaikan dan restorasi sebuah kuil. Ekspedisi ketiga berlangsung dari 1409 sampai 1411. Pelayarannya mengikuti rute pertama untuk mendirikan gudang dan benteng sebagai fasilitas perdagangan dan penimpanan barang. Saat itu, armada Cina diserang oleh Raja Ceylon (Sri Lanka) dan pasukannya. Akan tetapi, Cheng Ho mampu mengalahkannya dan menangkap rajanya yang kemudian dibawa ke Nanjing.
Cheng Ho kembali ditugaskan untuk melakukan ekspedisi keempat pada 1413-1415. Kali ini menuju Hormuz di Teluk Persia. Kota yang sangat masyhur sebagai kota kaya dan memiliki komoditas dagang berupa permata dan batu-batu mulia yang sangat disukai oleh Kaisar Cina. Pada 1417, armada Cheng Ho kembali mengunjungi Teluk Persia dan Pesisir Timur Afrika. Kali ini tujuannya adalah mengantarkan pulang para duta besar dari berbagai negara yang telah melakukan kunjungan ke Nanjing.
Pelayaran selanjutnya pada 1421, ekspedisi keenam. Armada Cheng Ho mengunjungi Asia Tenggara, India, Teluk Persia, hingga Afrika. Pada 1424 Kaisar Yong Le wafat. Ia digantikan putranya, Hong Xi. Di masa pemerintahan Kaisar Hong Xi, ekspedisi dihentikan. Para pembuat kapal dan pelautnya dikembalikan ke kampung halamannya masing-masing. Pada 1426, Kaisar Hong Xi meninggal dunia. Tahta selanjutnya diemban oleh putranya, Xuan De. Sifat dan gaya kepemimpinan Kaisar Xuan De lebih mirip ke kakeknya daripada ayahnya. Sehingga, pada 1430, ia memerintahkan Laksamana Cheng Ho dan armada yang dipimpinnya untuk kembali membentangkan layar sekaligus melakukan ekspedisi terakhirnya. Tujuannya menjalin kembali hubungan Cina dengan Kerajaan Malaka dan Siam (Thailand). Bukan lagi untuk ekspansi, melainkan misi perdagangan, diplomatik, perdamaian, dan persahabatan.
Selain berekspedisi, Cheng Ho juga menuliskan perjalanannya dan peta navigasi yang berisi arah pelayaran, jarak di lautan dan berbagai pelabuhan. Sebanyak 24 peta navigasi yang dibuat Cheng Ho mampu mengubah peta navigasi dunia abad 15. Jalur perdagangan Cina berubah, tidak sekadar bertumpu pada ‘Jalur Sutera’ antara Beijing-Bukhara.
Sekalipun dokumentasi perjalanan Cheng Ho telah banyak yang dimusnahkan oleh Zhu Gaozi dan Zhu Zhanji yang ingin menutup akses dunia bagi Cina, tapi ternyata beberapa masih ada yang tercecer, termasuk salah satu peta perjalanan armada Cheng Ho. Sebuah peta buatan masa sebelum Columbus memulai ekspedisinya, lengkap dengan gambar benua Amerika serta sebuah peta astronomi milik Cheng Ho. Bukti-bukti kuat tentang perjalanan Laksamana Cheng Ho ini mulai dibuka ke publik pada Januari 2006. Adalah Gavin Menzies, dalam bukunya 1421: the Year China Discovered America, yang mencoba mengemukakan teorinya bahwa penemu awal benua Amerika adalah Laksamana Cheng Ho. Bukan Christopher Columbus.
Laksamana Cheng Ho wafat setelah melakukan ekspedisi ketujuhnya. Tepatnya pada tahun ke-10 bertahtanya Kaisar Xuan De. Cheng Ho dimakamkan di pinggiran selatan Bukit Niushou di Nanjing. Sebagai wujud penghormatan, pada 1983 dalam acara peringatan 580 tahun ekspedisi Laksamana Cheng Ho, makamnya kemudian direstorasi sesuai dengan ajaran Islam. Selain itu, terpahat sebuah kalimat berbahasa Arab di atas makam tersebut yang tertulis Allahu Akbar.•
________________________
Muhammad Syahrul Mubarak, Mahasiswa SQH Pascasarjana UIN Sunan Kalijaga – Yogyakarta
Sumber : http://www.suaramuhammadiyah.id/









SITUS RESMI MUI DI RETAS

Majelis Ulama Indonesia (MUI).

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Situs resmi Majelis Ulama Indonesia (MUI) pagi tadi sempat diretas oleh orang tak bertanggungjawab. Tim Ahli Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) Wawan Purwanto mengakui sistem peretas kini semakin merjalela digunakan.
Wawan menyarankan agar MUI bekerjasama dengan Kementerian Komunikasi dan Informasi (Kemenkominfo) untuk memperoleh cara terbaik dalam pengamanan sistem siber yang ada di MUI.
"Ini juga otoritas Kemenkominfo untuk melakukan pelacakan dan upaya pelarangan," ujar Wawan kepada Republika.co.id, Ahad (28/8).
Menurut Wawan, kasus ini harus segera diatasi karena dapat menimbulkan keresahan atau gejolak di tengah masyarakat. Terkait situs MUI menjadi target peretasan, Wawan melihat hal ini sudah sangat diperhitungkan oleh si pelaku. Mengingat, Indonesia merupakan negara dengan penduduk Muslim terbesar di dunia.
Wawan melihat peretasan ini bisa menjadi salah satu cara untuk mengadu domba. Isu sara yang biasa disebarkan peretas terbukti ampuh digunakan untuk melancarkan upaya-upaya adu domba. Maka dari itu, Wawan mengingatkan agar masyarakat jeli dalam menyikapi masalah ini.
Pagi tadi, Ahad (28/8), situs resmi milik MUI diretas. Laman utama yang biasanya berisi ragam aktivitas MUI berganti tulisan yang berisi hujatan terhadap kelompok radikal ISIS. Berikut tulisan yang terdapat pada situs resmi MUI tadi pagi:

"Islamic State Army Members:SAHARA H4xOR # Thex@b1 The Prophet S.A.W said, you will invade the Arabian Peninsula and Allah will grant it (to you). Then (you will invade) Persia and Allah will grant it (to you). Then, you will invade Rome and Allah will grant it (to you). Then, you will invade The Dajjal and Allah will grant him (to you). F**k!!!!".

Sumber : http://nasional.republika.co.id/








CIREBON BAKAL PUNYA ITB



SUMBER – Pembangunan kampus Institut Teknologi Bandung (ITB) di Kabupaten Cirebon tampaknya sangat serius. Bahkan untuk di Kabupaten Cirebon terdapat dua titik lokasi pembangunan kampus ITB, yaitu tahap pertama di Watubelah serta tahap kedua berada di Talun. Pembangunan tahap pertama di Watubelah akan dilaksanakan dalam waktu dekat.
Kepala DCKTR Kabupaten Cirebon H Sukma Nugraha MM kepada Radar mengatakan pembangunan kampus ITB di Kabupaten Cirebon dibangun dalam dua tahap, di Watubelah dan di Talun. Pembangunan kampus ITB tersebut nantinya akan dikelola Pemkab Cirebon. Pemerintah Provinsi Jawa Barat menganggarkan Rp1,3 miliar untuk lokasi di Watubelah, persisnya di samping Asrama Haji Watubelah.
“Karena yang akan mengelola pembangunan adalah Pemkab Cirebon melalui DCKTR, maka anggaran tersebut akan dikucurkan melalui Pemkab Cirebon,” ungkap pria yang biasa dipanggil Agas, Jumat (26/8).
Agas mengungkapkan saat ini pihaknya memprioritaskan pembangunan kampus ITB di Watubelah terlebih dahulu, dan sedang proses persiapan. Setelah kampus ITB di Watubelah dibangun, maka pembangunan kampus ITB di Talun akan segera menyusul.
“Untuk di Talun itu tanahnya sekitar 20 hektare,” ucapnya.(den)

Sumber : http://www.radarcirebon.com/







Saturday, August 27, 2016

Drone Tanpa Baling-Baling Pertama di Dunia, Karya Anak Bangsa.

 Karya Anak Bangsa, Drone Tanpa Baling-Baling Pertama di Dunia

JAKARTA - Bagaimana jadinya bila sebuah drone terbang tanpa menggunakan baling-baling? Walaupun terdengar mustahil, namun impian tersebut berusaha diwujudkan oleh salah satu anak muda Indonesia.

Muhammad Rizqy Fauzan (18), nama dari inovator muda tersebut. Ia menceritakan kisahnya dalam usaha mengembangkan drone pertama di dunia yang dapat terbang tanpa menggunakan baling-baling. Sejauh ini, drone tersebut masih berupa prototipe.

Untuk mewujudkan drone tanpa baling-baling tersebut, ia mengaku terinspirasi dari konsep "Dyson Air Multiplier". Konsep ini memungkinkan udara dapat tersedot tanpa perlu bantuan baling-baling.




"Simpelnya, udara diambil dari bawah melalui sebuah tabung. Lalu dialirkan ke empat lubang yang berfungsi menerbangkan drone. Hal ini juga berkaitan dengan hukum fisika Bernoulli," ujarnya penuh semangat di Jakarta, Minggu (14/8/2016).
Hukum Bernoulli sendiri menjelaskan bahwa peningkatan kecepatan pada suatu aliran zat cair atau gas akan mengakibatkan penurunan tekanan pada zat cair atau gas tersebut. Hukum itulah yang coba diterapkan olehnya di dalam drone ciptaannya.
Sejauh ini, Rizqy mengaku percobaan drone ini masih sebatas di area Software. Kini, ia masih berusaha agar drone ini dapat menjalani percobaan terbang. "Saya masih cari material terbaik agar drone ini dapat lancar terbang di langit. Saya juga sedang mengurus patennya," jelasnya.
 

Sumber : okezone.com








bebas bayar, pembayaran mudah dan cepat, transaksi online, pembayaran tagihan dan tiket, transfer dana online